Responsive Banner design

Jual Ikan Moli Balon di Kota Medan


Nama latin ikan Molly adalah Poelicia latipinna Sailfin molly, namun karena perut ikan ini saat dewasa buncit mirip balon banyak yang menyebutnya ikan molly balon. Bentuk ikan yang buncit dan lucu inilah yang menjadi daya tarik para penggemar ikan hias. Dengan corak warna yang bermacam-macam serta harga yang cukup murah, menjadikan ikan Molly balon diburu penggemar ikan hias dari anak-anak hingga orang dewasa.

Ikan Molly merupakan salah satu komoditas ikan hias air tawar di Indonesia. Konon ikan ini berasal dari kawasan Meksiko, Florida, Virginia. Ikan Molly termasuk dalam jenis ikan“live brearer” (melahirkan anaknya), bukan bertelur dan termasuk ikan omnivora.
Sampai saat ini ada beragam varietas dan warna yang sangat banyak ini disebabkan persilangan dan mutasi. Keindahan Ikan Molly Balon akan semakin tampak saat ikan ini sudah cukup besar dan berbentuk seperti bola. Ikan ini akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini.

Memelihara Ikan Molly Balon

Ikan Molly Balon termasuk ikan yang cukup mudah dipelihara dan tidak memerlukan properti yang bermacam-macam. Cukup dipelihara di akuarium, ember plastik,bak semen atau media lainnya. Untuk memelihara ikan ini tidak perlu perawatan yang intensif karena ikan ini memiliki kekebalan tubuh yang tinggi. Ikan Molly tidak mudah terserang penyakit dan mempunyai daya tahan tubuh yang cukup baik dalam beradaptasi dengan lingkungannya.
Di habitat aslinya ikan Molly Balon suhu perairan 25 – 28° C dengan pH 8 dan kekerasan sekitar 14-20° dH. Namun, karena sudah lama dipelihara di daerah dengan pH netral (sekitar 7) maka saat ini tampaknya pembudidayaan di daerah ber-pH netral pun sudah tidak ada masalah.
Ikan Molly Balon
Ikan Molly Balon

Memijahkan molly hampir sama dengan guppy. Hanya saja hasilnya akan lebih bagus bila kondisi airnya agak keras. Untuk itu, penambahan garam dapur sekitar satu sendok makan per tiga liter air akan membantu memperbanyak produksi anakan molly. Selain itu, kecukupan sinar matahari merupakan syarat agar berhasil membudidayakan molly. Molly akan menjadi induk setelah berumur lima bulan. Ukuran jualnya sekitar 2,5-3,0 cm yang dapat dicapai dalam waktu 3-4 bulan.
Molly Balon Kuning
Molly Balon Kuning


Untuk membedakan jantan dan betina pada ikan molly balon ini sangat mudah. Dibanding jantan, betina biasanya lebih gemuk. Sirip punggung jantannya lebih panjang dan lebar serta tubuhnya lebih kecil dan langsing dibanding betina.

Cara Memijahkan Ikan Molly Balon

Pemijahan ikan Molly balon cukup mudah, namun demikian perlu dilakukan persiapan-persiapan yang baik. Apalagi jika akan diprogram warna dan corak tertentu dari anakan molly balon ini, maka pemilihan pasangan penting sekali.
Persiapan pelaksanaan proses budidaya meliputi , persiapan wadah, pemilihan induk, pemijahan, perawatan larva, dan panen. Berikut langkah-langkahnya:
  • Pilihlah induk yang berukuran relatif besar, bentuk tubuh yang mengembung serta mempunyai warna yang indah.
  • Induk-induk yang telah dipilih dimasukkan dalam satu bak untuk beberapa pasang induk. Namun apabila menghendaki keturunan tertentu dapat pula dilakukan dengan cara memisahkan dalam bak tersendiri sepasang-sepasang.
  • Bak-bak pemijahan harus dikontrol setiap hari. Setelah lahir, anak-anak ikan harus cepat-cepat diambil dan dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan oleh induknya.
Bagi yang ingin memelihara ikan moli tersebut bisa pesan ke:
HP : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15

Jual Keong Tanduk di Kota Medan


Keong Tanduk yang umumnya banyak dipakai untuk akuarium aquascape, bisa juga lho ditaruh pada akuarium tradisonal atau akuarium yang biasa namun jumlahnya cukup 3 sampai 5 ekor saja ya per tangki. Nah, bagaimana Perilaku Keong Tanduk untuk Aquascape ini pada habitat aslinya. Mari kita simak penjelasan kami berdasarkan analisa dilapangan. Perilaku Keong Tanduk ini mempunyai kecenderungan untuk melarikan diri dari tangki akuarium Anda dan membuat jalan keluar tangki seseuai pola ketinggian air akuarium dipinggir kaca. Hal ini secara alami dianggap oleh Keong Tanduk seperti pola air pasang surut dan karena Keong Tanduk ini memang dapat hidup diluar atau pinggir air.

Jalan satu-satunya dengan menempatkan mereka kembali dalam tangki. Keong Tanduk ini akan bertahan hidup selama mereka belum keluar dari tangki terlalu lama. Sangat direkomendasikan untuk mengamati mereka dan melihat di sekitar tangki yang mungkin kadang-kadang bisa lolos bersembunyi.

Perilaku Keong Tanduk dan Keong Aquascape di habitat asli pada umumnya  menyukai tepian air, bermain dipercikan air terjun dan gelombang air, suka menempel pada dahan, akar, ranting dan daun tanaman. Perilaku seperti kami manfaatkan dengan menaruh akar rasamala pada tangki khsusus penampungan Keong Tanduk. Cara ini akan memudahkan kami mengangkat kembali keong-keong ini.

Diperkirakan bahwa ketika Keong Tanduk ini tidak nyamanKeong Tanduk ini akan melarikan diri. Keadaan seperti ini bisa menjadi pertanda ketidak-seimbangnya siklus air yang ada didalam akuarium. Kemungkinan karena suhu air, kelembaban temperature air, setup tangki baru atau rescape, ketersediaan makanan buat Keong Tanduk yang berasal dari ganggang lumut hijau algae, jarang memberi makanan pada ikan karena memang Keong Tanduk ini selain herbivora memakan lumut alga juga memakan sisa-sisa pakan ikan, udang dan pelet. Keong Tanduk bisa bertahan hidup 3 sampai 5 tahun di habitat asli.

Demikian penjelasan bagaimana Perilaku Keong Tanduk pada Aquascape, semoga bermanfaat buat Anda yang hobbies. Khusus yang menjadi reseller, kami sangat terbuka dan antusias untuk terus memberikan informasi terbaru tentang Perilaku Keong Tanduk pada Aquascape demi kenyamanan Keong Tanduk agar tidak kabur dalam tangki akuarium.

Toko ikan hias medan menjual keong tanduk. untuk pemesanan hubungi;
HP : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15

Jual Kura-Kura Brazil di Kota Medan


Toko ikan hias medan menjual kura-kura brazil. Kura-kura brazil hewan yang lucu kecil dan unik ini bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi yang ingin memeliharanya.

Dengan ciri khas kura-kura yang sedikit pemalu ini bisa menjadi alternative untuk bagi pecinta kura-kura.

Bagi yang berminat bisa langsung pesan ke;

HP : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15



Jual Aquarium di Kota Medan


Toko Ikan hias menjual berbagai macam perlengkapan ikan. Salah satunya menjual aquarium.

Kami menjual berbagai jenis ukuran aquarium bagi anda yang ingin memelihara ikan didalam aquarium. Memelihara ikan hias di aquarium merupakan kegiatan yang menyenangkan, apalagi jika aquarium dihiasi dan rancang sedemikian rupa hingga nampak indah untuk dipandang.

Untuk pemesanan aquarium mulai dari ukuran kecil hingga besar kami menyediakannya. Bagi yang ingin menempah dengan ukuran yang dia inginkan sendiri kami juga bersedia melayani sesuai dengan tempahan yang anda ingikan.

Untuk pemesanan hubungi :
HP/WA : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15

Jual Ikan Koi di Kota Medan


Toko ikan hias medan bekerjasama dengan para peternak ikan koi di daerah pantai cermin. Siap bekerja sama bagi orang/toko yang ingin mendapat pasokan ikan  koi dalam jumlah yang banyak.

Kami juga siap menerima pesenan diluar kota medan.

Bagi yang ingin melakukan pemesanan ikan koi dalam jumlah yang banyak bisa langsung hubungi :

HP/WA : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15

Jual Ikan Guppy di Kota Medan



Teknik budidaya ikan guppy









Ikan guppy atau Poecilia reticulata merupakan ikan yang mudah membiak. Habitat asli ikan guppy di danau-danau dan sungai berair tenang. Ikan ini bisa juga bertahan di air payau yang memiliki kadar garam tinggi.
Ikan guppy berasal dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan. Masuk ke Indonesia pada tahun 1920-an sebagai ikan akuarium. Kemudian lepas ke alam bebas dan berkembang biak dengan cepat. Ikan guppy bisa ditemukan di hampir seluruh perairan air tawar di Indonesia.
Ikan guppy digemari sebagai ikan hias karena keindahan warna dan bentuk siripnya. Terutama ikan yang berkelamin jantan, karena hanya yang jantan yang memiliki sirip indah. Sedangkan ikan betina warnanya cenderung kusam. Sama seperti halnya ikan cupang.
Budidaya ikan guppy tidak memerlukan infrastruktur mahal. Cukup dengan perlengkapan sederhana, kita bisa membiakkan ikan ini. Berikut ini akan dijelaskan langkah-langkahnya.

Wadah budidaya ikan guppy

Berikut ini peralatan yang dibutuhkan untuk budidaya ikan guppy, antara lain wadah/tempat, aerator dan tanaman air. Wadah untuk pemijahan ikan guppy bisa berupa akuarium, bak semen, atau ember plastik.
Wadah atau tempat yang diperlukan untuk budidaya ikan guppy setidaknya ada empat fungsi, yakni tempat pemisahan indukan (2 wadah), tempat pemijahan (1 wadah), tempat penetasan (1 wadah), dan tempat pendederan (1 wadah).
Luas dan ukuran wadah budidaya ikan guppy bisa bermacam-macam, disesuaikan dengan banyaknya ikan yang akan dipijahkan. Sedangkan ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk pendederan diperlukan wadah yang lebih tinggi dari 50 cm.

Memilih indukan

Perbedaan jantan dan betina bisa diamati dari penampakan fisiknya. Ikan guppy betina bentuknya lebih membulat dengan warna yang cenderung kusam dan tidak memiliki sirip yang menjumbai. Sedangkan ikan jantan memiliki warna yang kontras dan terang, tubuhnya lebih langsing dengan sirip menjumbai. Ukuran tubuh ikan betina lebih besar daripada jantan.
Indukan yang siap untuk dipijahkan minimal berumur 4 bulan. Warna dan bentuk ikan guppy sangat ditentukan oleh faktor genetis. Untuk mendapatkan hasil yang bagus pilihl indukan yang unggul. Selain itu, pembudidaya bisa juga mencoba-coba menyilangkan induk guppy untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik.

Pemisahan indukan

Sebelum dipijahkan, indukan jantan dan betina dipisahkan terlebih dahulu. Ikan guppy jantan dan betina ditempatkan pada wadah yang terpisah. Wadah diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari sekali. Pergantian air tidak perlu semua, cukup mengeluarkan sepertiga air dan menambahkannya dengan air baru.
Berbeda dengan proses pemberokan pada umumnya, pemisahan ini dilakukan dengan tetap memberi makan. Berikan makanan berupa daphnia atau moina sebanyak 2 hari sekali. Hal ini berguna agar indukan fit ketika dalam proses pemijahan.

Pemijahan ikan guppy

Sebelum proses pemijahan, isi wadah pemijahan dengan air bersih yang telah diendapkan setidaknya 24 jam. Kedalaman air untuk tempat pemijahan 25 cm. Kepadatan tebar wadah pemijahan tidak lebih dari 30 ekor/100 liter air. Contoh, untuk akuarium ukuran luas 1 x 0,5 meter, cukup menampung 30-40 ekor ikan guppy. Bila memungkinkan berikan tanaman air seperti hydrilla untuk tempat ikan bercumbu.
Pemijahan ikan guppy bisa dilakukan satu-satu atau secara massal. Pemijahan massal lebih dianjurkan karena lebih cepat, ekonomis dan lebih praktis. Komposisi pemijahan massal antara ikan jantan dan betina biasanya 1:5. Namun bila Anda ragu semua betina terbuahi, komposisinya bisa ditambah 1:2.
Masukkan indukan betina terlebih dahulu pada pagi hari. Kemudian sorenya bisa dimasukkan indukan jantan. Pada pemijahan massal belum tentu semua ikan memijah pada hari yang sama. Biasanya proses pemijahan dibiarkan berlangsung selama 4-7 hari. Segera pisahkan betina yang telah dibuahi kedalam wadah penetasan.

Penetasan benih

Wadah penetasan diisi air bersih bersih dan diberi aerasi. Pemberian aerasi jangan terlalu kuat agar tidak menganggu larva ikan. Kualitas air harus terus dipertahankan dengan cara mengganti sepertiga air dengan air baru setiap 1-3 hari sekali. Pemberian pakan untuk induk setiap 2 hari sekali berupa daphnia atau moina.
Ikan guppy merupakan ikan yang melahirkan. Embrio tumbuh di dalam perut hingga siap untuk dilahirkan. Lama kehamilan, terhitung mulai dari pemijahan hingga kelahiran berlangsung 3-4 minggu.
Ciri-ciri ikan guppy yang hamil bisa dilihat setelah 2 minggu sejak pemijahan. Tandanya ada area gelap di bagian bawah anus (bercak kelahiran) dan perutnya sedikit mengembung. Apabila tidak ada ciri-ciri hamil, ambil indukan untuk dipijahkan kembali.
Ikan guppy betina mempunyai kemampuan menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehingga si betina bisa hamil hingga 1-3 kali dalam satu kali pembuahan. Waktu yang diperlukan dari kehamilan pertama ke kehamilan berikutnya sekitar 1-5 minggu.
Dalam satu kelahiran, ikan guppy bisa menghasilkan 30-100 anakan. Anak ikan tersebut harus segera dipindahkan ke tempat pendederan. Bila tidak, bisa-bisa menjadi santapan induk yang kelaparan.

Pendederan benih

Kolam pendederan sebaiknya ditempatkan di ruang terbuka. Sinar matahari diperlukan untuk membentuk warna yang cemerlang pada tubuh ikan guppy. Biasanya para pembudidaya menggunakan bak semen berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter sebagai wadah pendederan.
Tambahkan tanaman air seperti hydrilla atau eceng gondok untuk tempat berteduh. Berikan aerasi pada kolam pendederan. Isi kolam dengan air setinggi 40 cm. Air perlu diperbarui setiap 3 hari sekali.
Pakan yang bisa diberikan untuk anak ikan berumur hingga 5 hari adalah infusoria. Setelah itu, anak ikan bisa diberi artemia (udang renik) atau kutu air (daphnia dan moina) yang sudah disaring. Setelah lewat 20 hari, baru bisa diberikan kutu air tanpa disaring atau cacing sutera.
Ikan yang telah berumur 20 hari sudah bisa dipilah antara jantan dan betina. Hanya ikan jantan yang laku sebagai ikan hias. Sedangkan ikan betina digunakan sebagai indukan dan sisanya terkadang dibuang. Ikan guppy bisa dikatakan dewasa dan bisa bersaing dengan kawanannya setelah berumur satu bulan.

Jual Ikan Cupang Terlengkap di Kota Medan

kan cupang merupakan salah satu ikan hias yang banyak di gemari baik dari kalangan anak-anak bahkan remaja dan dewasa. selain bentuknya yang kecil ikan ini juga mempunyai aneka ragam warna yang indah dan cerah.

Ikan cupang merupakan ikan daerah tropis, penyebarannya melingkupi wilayah Asia Tenggara, Pasific hingga ke Afrika. Di alam bebas ikan ini hidup berkelompok, banyak ditemukan di rawa, danau, dan sungai yang arusnya tenang. Ikan cupang menyukai perairan dangkal yang dinaungi tumbuhan air. Makanan ikan cupang adalah kutu air, jentik nyamuk, dan cacing serabut.

Cara Pemijahan Ikan Cupang
Cara Pemijahan Ikan Cupang
Ikan cupang sanggup hidup dalam lingkungan air yang kotor dan minim oksigen. Ikan ini bisa dipelihara dalam toples kecil sekalipun tanpa adanya aerator. Kemampuan ini didapat karena ikan cupang memiliki rongga labirin seperti pada paru-paru manusia. Labirin tersebut bisa membuatnya sanggup bertahan pada lingkungan miskin oksigen.

Ciri-ciri khas yang dimiliki oleh ikan cupang hias jantan adalah selain warnanya yang indah, siripnya pun panjang dan menyerupai sisir serit, sehingga sering disebut cupang serit. Sedangkan ikan betina warnanya tidak menarik (kusam) dan bentuk siripnya lebih pendek dari ikan jantan.

Ciri ikan jantan untuk dipijahkan:

  • Umur ± 7 bulan.
  • Bentuk badan dan siripnya panjang dan berwarna indah.
  • Gerakannya agresif dan lincah.
  • Kondisi badan sehat (tidak terjangkit penyakit).

Ciri-ciri ikan betina:

  • Umur telah mencapai ± 7 bulan
  • Bentuk badan membulat menandakan siap kawin.
  • Gerakannya lambat.
  • Sirip pendek dan warnanya tidak menarik.
  • Kondisi badan sehat.
Persiapan Pemijahan

Setelah indukan jantan dan indukan betina siap untuk memijah, sediakan tempat berupa wadah dari baskom plastik atau akuarium kecil dengan ukuran 20x20x20 cm. Siapkan juga gelas plastik untuk tempat ikan cupang betina. Selain itu, sediakan juga tumbuhan air seperti kayambang.
Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang bisa menghasilkan hingga 1000 butir telur. Telur biasanya menetas selama kurang lebih 24 jam setelah pembuahan. Berdasarkan pengalaman para peternak, tingkat kematian pembenihan ikan cupang cukup tinggi. Dan dalam satu kali kawin biasanya hanya dapat dipanen 30-50 ikan cupang hidup.

Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Karena pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin yang semakin didominasi anak cupang berkelamin betina.

Langkah selanjutnya adalah melakukan pemijahan :

  • Persiapkan wadah baskom/akuarium kecil dan bersih.
  • Isi wadah dengan air bersih dengan ketinggian 15 – 30 Cm.
  • Taruh ikan cupang jantan terlebih dahulu selama kurang lebih 1 hari.
  • Tutup wadah dengan penutup wadah apa saja.
  • Sehari kemudian (sore hari) induk betina telah matang telur dimasukan ke dalam wadah pemijahan.
  • Biasanya pada pagi harinya ikan sudah bertelur dan menempel disarang berupa busa yang dipersiapkan oleh induk jantan.
  • Induk betina segera dipindahkan dan jantannya dibiarkan untuk merawat telur sampai menetas.
Perawatan Larva
  • Ketika burayak ikan cupang sudah dapat brenang dan sudah habis kuning telurnya, sudah harus disiapkan media yang lebih besar untuk tempat pembesaran.
  • Pindahkan anakan bersama induk jantannya.
  • Kemudian benih ikan diberi makanan kutu air dan wadah ditutup.
  • Sepuluh hari kemudian anak ikan dipindahkan ke tempat lain.
  • Dan selanjutnya setiap satu minggu, ikan dipindahkan ke tempat lain untuk lebih cepat tumbuh.

Pakan Larva 

Pakan bisa menggunakan  cacing sutra dan kuning telur yang telah direbus hingga matang, lalu ambil kuning telur itu dan bungkus dengan kain.

Kain diikat rapat pada kedua ujungnya dan celupkan ke dalam bak ikan cupang Anda. Kuning telur akan menembus pori-pori kain dan dimakan oleh si cantik anak cupang. 

Frekuensi pemberian pakannya harus dikontrol dengan ketat dan teliti. Sebab, kuning telur itu mudah membusuk dan beresiko meracuni air dan ikan. Beri pakan sekali dalam dua hari dengan lama pencelupan 3-5 menit.

Saat pemberian pakan, jangan Anda tinggalkan. Perhatikan dengan teliti, berikan secara sedikit demi sedikit. Bila si cantik tidak tertarik, hentikan pemberian untuk sementara. Berikan lagi di lain waktu, karena si cantik biasanya butuh waktu untuk beradaptasi dengan makanan perdananya.
Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirin. Dengan bantuan alat tersebut, ikan ini dapat mengambiloksigen langsung dari udara. Dengan demikian dalam pemeliharaan ikan cupang, aerasi tidak harus dipasang sehingga dapat menghemat penggunaan listrik dan sarana sistem aerasi.

Cara pembenihan ikan cupang. Ikan cupang merupakan ikan yang suka bertarung, terutama ikan jantan, tetapi ikan jantan memiliki daya tarik sangat indah dibalik siripnya, dengan warna - warna yang menarik di mata. Ikan yang sangat bagus di jadikan dekorasi didalam aquarium ini.
Ikan cupang dapat bereproduksi dan berkembang dengan cara bertelur. Telur ikan menempel pada substrat seperti akar tanaman, daun-daun atau serabut rapia. Indukan jantan bisa dikawinkan hingga 8 kali dengan interval waktu sekitar 2-3 minggu. Sedangkan indukan betina disarankan hanya dikawinkan satu kali saja. Karena pada perkawinan berikutnya akan terjadi penurunan keragaman jenis kelamin yang semakin didominasi anak cupang berkelamin betina.

Ikan cupang merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang cukup banyak dibudidayakan. Ikan yang memiliki nama ilmiah Betta sp. ini memang cukup mudah perawatannya dibanding ikan yang lain. Ikan ini juga cukup tangguh untuk bertahan hidup pada wadah dengan sedikit air dan tanpa menggunakan alat sirkulasi udara untuk memberikan oksigen.
Ikan cupang sendiri berasal dari berbagai daerah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Jenis ikan cupang sendiri sangat banyak, bahkan hingga mencapai 73 spesies. Namun, orang-orang lebih suka mengelompokannya ke dalam 3 jenis yakni cupang hias, cupang aduan, dan cupang liar.
Label cupang hias dan aduan biasanya disematkan pada ikan cupang yang sudah dipelihara dan dibudidayakan. Sedangkan cupang liar merupakan ikan cupang yang masih alami dan hidup di alam liar seperti di sawah, rawa, selokan, danau, dan lainnya.

Cara Membedakan Cupang Hias dan Aduan

Istilah ikan cupang hias dan cupang aduan sebenarnya lebih didasarkan pada karakteristik fisiknya saja. Pasalnya baik cupang hias ataupun aduan keduanya tetap memiliki sifat agresif dan akan menyerang jika ada musuh di dekatnya. Nah berikut adalah beberapa ciri utama dari cupang hias dan aduan:
  • Cupang hias
Cupang hias merupakan ikan yang sangat diminati karena keindahan tubuhnya. Ikan ini memiliki ragam variasi warna yang atraktif, mulai dari ungu, merah, biru, dan kombinasinya. Ikan ini juga memiliki bentuk sirip dan ekor yang khas dan sangat unik.
Gerakan dari ikan cupang hias ini cenderung lamban dan lebih suka menunjukkan keanggunannya dengan cara mengibaskan sirip dan ekornya. Cupang hias ini juga sebenarnya bisa diadu, bahkan bisa mengalahkan cupang aduan, namun ekor dan siripnya akan rontok selama pertempuran sehingga bentuknya menjadi tidak indah lagi.
  • Cupang adu
Cupang aduan merupakan ikan yang digunakan sebagai aduan. Di beberapa negara di Asia Tenggara ini bahkan banyak kontes mengadu ikan cupang. Namun uniknya mengadu ikan cupang merupakan dianggap sebagai tindak kejahatan di Amerika Serikat dan bisa dijatuhi hukuman.
Cupang aduan memiliki perawakan yang kokoh, dengan ukuran yang sama dari leher hingga ekornya. Bibir dari ikan ini juga cukup besar dan kokoh. Gerakannya sangat cepat dan agresif. Ketika musuh datang, ia akan langsung mengembangkan siripnya dan langsung menghajar musuhnya tersebut.

Aneka Jenis Ikan Cupang Yang Bagus

Seperti disinggung di atas, saat ini terdapat sekitar 73 jenis ikan cupang yang dibudidayakan ataupun yang ada di alam liar. Akan tetapi orang-orang lebih suka membedakan jenisnya dari karakteristik yang dimiliki oleh ikan cupang tersebut. Nah, berikut adalah beberapa macam ikan cupang yang paling populer saat ini:
  • Halfmoon
jenis ikan cupang halfmoon
Halfmoon atau bulan sepotong merupakan salah satu jenis cupang yang cukup populer. Ikan ini memiliki sirip dan dan ekor yang tampak menyatu satu sama lainnya. Sirip dan ekornya tersebut membentuk pola setengah lingkaran yang mirip dengan bentuk bulan sepotong.
Ikan cupang halfmoon cukup banyak dipelihara karena bentuk dan warnanya yang sangat indah. Warna tubuh yang dimiliki oleh cupang ini sangat beragam, mulai dari merah, biru, ungu, hijau, dan masih banyak lagi. Harga cupang halfmoon juga tergolong murah, yakni sekitar Rp 5000 hingga Rp 30.000 untuk bentuk dan corak yang standar.
  • Dauble tail
cupang double tail
Ikan cupang jenis double tail ini secara sekilas mirip dengan cupang halfmoon. Bedanya, ikan ini memiliki ekor yang terbelah atau bercagak dua. Karen karakteristiknya itulah ikan ini akhirnya dinamai dengan double tail alias ekor ganda.
Ikan ini memiliki variasi warna yang cukup beragam. Namun sayangnya cupang double tail termasuk yang sulit untuk dibudidayakan. ikan ini cukup langka di pasaran dan biasanya juga dijual dengan harga yang lebih mahal dari jenis cupang lainnya.
  • Crown tail
cupang crowntail
Ikan cupang hias lainnya yang cukup banyak diminati adalah crown tail. Di Indonesia ikan cupang ini juga sering dinamai dengan cupang serit. Ikan cupang ini sangat mudah sekali dibedakan dari yang lainnya karena karakteristik ekornya yang sangat unik.
Ya, cupang serit memiliki ekor yang menyerupai mahkota (crown). Ekor mahkota tersebut merupakan tulang-tulang ekornya yang memiliki serit terpisah-pisah antara satu dan yang lainnya. Ikan ini juga memiliki berbagai macam warna yang sangat indah.
Serit yang terdapat pada ikan ini ada yang membungkus satu tulang ekor dan ada juga yang membungkus dua atau lebih. Ikan ini banyak dipertandingkan di kontes ikan cupang baik skala nasional maupun skala internasional.
  • Plakat
cupang plakat
Plakat merupakan jenis ikan cupang aduan yang paling banyak dijual di pasaran saat ini. Plakat sendiri diambil dari bahasa Thailand yang artinya “tarung”. Konon, tradisi adu ikan cupang sendiri awal mulanya berasal dari negara Thailand sehingga ikan cupang aduan banyak diasosiasikan dengan negara tersebut.
Ikan jenis ini sangat mudah dikenali karena sirip dan ekornya yang pendek. Warna dari ikan ini juga tidak terlalu mencolok seperti yang lainnya. Tubuhnya cukup besar dan kokoh sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai petarung. Ikan ini juga akan bergerak sangat agresif apabila melihat musuh di dekatnya.
  • Giant
cupang giant
Jenis cupang yang terakhir ini sebenarnya tidak dilihat dari ekor ataupun siripnya, namun lebih kepada ukurannya. Ya, cupang giant merupakan sebutan untuk ikan cupang yang memiliki badan yang jauh lebih besar daripada cupang biasanya.
Cupang ini merupakan persilangan dari berbagai macam jenis cupang. Maka dari itu, semua jenis ikan di atas juga dapat menjadi cupang giant, seperti halfmoon giant, crown tail giant dan lainnya. Konon, ikan cupang giant ini ada yang panjangnya bisa mencapai 12 cm lho. Karena ukurannya yang besar ini, maka harganya juga lebih mahal dari ikan cupang biasa.
  • Cupang liar
Cupang liar sebenarnya hanyalah julukan bagi ikan cupang yang hidup liar di alam bebas karena sebenarnya ikan cupang yang dibudidayakan saat ini juga awalnya adalah cupang liar. Ikan cupang ini bisa ditemui di rawa, sawah, selokan, dan lainnya.
Yang menjadikan cupang liar ini unik adalah keasliannya. Artinya, cupang ini belum banyak disilangkan sehingga corak dan bentuknya masih alami. Jika beruntung, Anda bahkan bisa menemukan cupang liar dengan bentuk yang sangat unik dan belum pernah dijumpai sebelumnya.
Nah itulah ulasan mengenai berbagai jenis ikan cupang yang populer saat ini. Silahkan pilih jenis mana yang cocok dengan selera dan keinginan Anda. Namun ingat, apapun jenisnya Anda harus merawatnya dengan baik dan memberinya makanan yang bergizi agar selalu sehat dan bebas penyakit.
Ikan cupang dapat dikawinkan sendiri di rumah karena prosesnya yang tidak terlalu rumit.
Meski tidak sulit, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar proses kawin berjalan sukses.
Berikut adalah tips mengawinkan ikan cupang:
1. Pisahkan ikan cupang betina dari cupang jantan setidaknya seminggu sebelum kawin.
Beri makan cupang betina dengan berbagai variasi makanan seperti pakan hidup, pelet, dan pakan kering dua kali sehari.
Ganti air dalam wadah lebih sering dengan air suhu suam-suam kuku. Ketika  cupang betina siap kawin, perutnya akan membengkak (berisi telur) di atas ukuran normal.
2. Biarkan cupang jantan selama beberapa hari di tangki pemijahan untuk membangun sarang dari gelembung kecil yang akan muncul di permukaan air.
3. Pindahkan cupang betina ke dalam tangki pemijahan. Cupang jantan akan mulai agresif mengejar cupang betina dan menggigit siripnya.
Jika perilaku cupang jantan terlalu agresif  sehingga dikhawatirkan bisa membunuh cupang betina, pisahkan keduanya dan coba lagi proses ini setelah beberapa hari.
4. Proses akan berlanjut dengan cupang jantan mulai menggesekkan tubuhnya ke cupang betina.
Pada tahap ini, cupang betina mulai melepaskan telurnya ke dalam air yang diiringi dengan pelepasan sperma oleh cupang jantan sehingga terjadi pembuahan.
Proses ini berlangsung sekitar 10 sampai 20 detik  dan bisa berulang selama beberapa jam. Cupang jantan kemudian akan mengambil telur dengan mulutnya dan meletakkannya ke dalam sarang gelembung.
5. Segera setelah kawin, pindahkan cupang betina dari wadah pemijahan sehingga terhindar dari perilaku agresif cupang jantan. Biarkan cupang jantan di dalam wadah bersama telur yang sudah dibuahi.
6. Dalam dua sampai tiga hari setelah kawin, ludah cupang jantan akan menyebabkan telur mulai menetas.
7. Pindahkan cupang jantan setelah dua hari ketika anak cupang sudah mampu berenang secara mandiri.


Template Information

HP : 085297662733
PIN BB : 57BA2D15